Jl. Veteran RT 13 Kelurahan Marabahan Kota 70511
0511 4799 367
Logo MAN 1 Barito Kuala

Madrasah Aliyah Negeri
1 Barito Kuala

MAN 1 BARITO KUALA IKUTI KAJIAN TEOSOFIS EPISODE 637, PERDALAM MAKNA SUJUD MALAIKAT KEPADA NABI ADAM

Marabahan (MAN 1 Barito Kuala) – Dalam upaya memperkuat wawasan keislaman dan memperdalam pemahaman spiritual, MAN 1 Barito Kuala kembali mengikuti Kajian Teosofis secara virtual bersama Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (27/08/2026). Kajian yang memasuki Episode 637 tersebut menghadirkan Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar, M.A. sebagai pemateri dan diikuti oleh keluarga besar madrasah secara virtual. Pada episode kali ini, pembahasan mengangkat kandungan Q.S. Al-Baqarah ayat 34–36, khususnya mengenai perintah sujud para malaikat kepada Nabi Adam a.s., kedudukan manusia, serta kisah Nabi Adam a.s. dan Hawa ketika berada di surga.

Pembahasan kajian mengawali materi dengan Q.S. Al-Baqarah ayat 34 yang menjelaskan perintah Allah Swt. kepada para malaikat untuk bersujud kepada Nabi Adam a.s. Materi kemudian berlanjut pada ayat 35–36 yang mengisahkan kehidupan Nabi Adam a.s. dan Hawa di surga, larangan mendekati suatu pohon, hingga peristiwa yang menyebabkan keduanya keluar dari keadaan tersebut. Peserta juga diajak memahami lebih jauh makna sujud malaikat kepada Nabi Adam a.s. serta pembahasan mengenai surga langit atau surga bumi sebagai bagian dari refleksi terhadap kisah penciptaan manusia dan perjalanan kehidupan manusia.

Keikutsertaan MAN 1 Barito Kuala dalam Kajian Teosofis menjadi salah satu upaya madrasah dalam membangun budaya belajar sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan madrasah. Kajian yang menghubungkan kandungan Al-Qur’an dengan dimensi spiritual dan kehidupan manusia memberikan ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan serta melakukan refleksi terhadap makna penciptaan, kedudukan, dan tanggung jawab manusia. Melalui kegiatan virtual yang dilaksanakan secara rutin tersebut, warga madrasah memperoleh kesempatan untuk terus menambah pengetahuan keislaman sekaligus memperdalam pemahaman terhadap pesan-pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an.

Kepala MAN 1 Barito Kuala, H. Hair, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan warga madrasah dalam Kajian Teosofis yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. “Kajian ini menjadi ruang yang baik untuk memperluas wawasan keagamaan sekaligus merenungkan nilai dan hikmah yang terkandung dalam Al-Qur’an. Semoga keikutsertaan dalam Kajian Teosofis dapat menambah pengetahuan, memperkuat keimanan, dan memberikan pemahaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang kita pelajari hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat menjadi nilai yang membentuk sikap dan perilaku,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *